SEARCH :
  • posted by Jul 28th, 2012

    Teman-teman bloger sekalian,

    Ini pasti adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh anda yang mengikuti lomba blog “Seandainya Saya Jadi CEO Group Bakrie”. Ratusan karya masuk sejak lomba dimulai 1 April  sampai 8 Juli lalu di sinihttp://blog.aninbakrie.com/lomba_blog/.

    Terus terang semua bagus-bagus dan memberikan ide yang kreatif. Meskipun banyak yang terjebak dalam gaya pointers dalam menjelaskan SWOT. Meski demikian banyak ide kreatif yang tergambar dari sana.

    Karena bagus-bagus karyanya, saya jadi sedikit kesulitan untuk menentukan sedikit orang untuk menjadi pemenang. Akhirnya setelah melalui proses penjang penilaian bersama eksekutif Grup Bakrie, terjaring 20 karya terbaik. Karya-karya ini dinilai berdasarkan orisinalitas gagasan, apakah idenya bisa diaplikasikan, kualitas penulisan, dan lain sebagainya. Continue Reading »

  • posted by Apr 4th, 2012

    lpmba blogDalam rangka memperingati HUT Grup Bakrie ke 70 tahun ini, saya menyelenggarakan lomba blog “Seandainya Saya Jadi CEO Grup Bakrie”. Lomba ini bebas diikuti siapa saja yang punya blog, dan punya masukan menarik untuk Grup Bakrie yang sudah 70 tahun ini.

    Tujan lomba ini selain untuk memeriahkan rangkaian HUT Grup Bakrie ke 70, juga untuk mendapatkan masukan dari masyarakat untuk kelompok usaha ini. Saya sengaja memilih lomba blog, karena medium ini yang paling tepat untuk menyampaikan masukan yang lengkap. Kebetulan saya sendiri juga suka ngeblog.

    Lomba ini dimulai pada 2 April sampai 27 Juni 2012. Karya yang masuk akan diseleksi oleh tim juri. Selanjutnya pemenang akan diumumkan pada 9 Juli 2012, di blog ini, facebook Page saya, dan twitter saya. Peserta wajib melike Page dan Follow akun tersebut. Continue Reading »

  • posted by Mar 9th, 2012

    Petani-dan-Anggota-UKM-Usaha-Mandiri-serta-Karyawan-BSP-Bengkulu-02-03-2012-300x193Apakah mungkin hidup layak sebagai petani? Kalau pertanyaan ini diajukan kepada para petani karet di Desa Air Petai, Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, mereka dengan tegas akan menjawab : Bisa!

    Saya mendapat kesempatan menarik bertemu  dengan perwakilan petani karet dari Air Petai, di sela-sela kunjungan  ke Bengkulu mendampingi Ketua Umum Kadin Indonesia Bapak Suryo Bambang Sulisto, Jumat 2 Maret 2012. Para petani karet yang tergabung dalam Koperasi UKM Usaha Mandiri merupakan contoh menarik, keberhasilan  petani dalam mengelola kebun dan koperasinya.

    Kepala Desa Air Petai Sumardi menuturkan, pada tahun 2000 petani karet di desanya memperoleh bantuan bibit dari pemerintah sebagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di kawasan transmigrasi asal Pulau Jawa ini, banyak pohon karet yang telah tua dan lahan terlantar. Diharapkan  bila dikelola dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal akan dapat meningkat kesejahteraan mereka. Namun tahun berganti, ternyata mimpi indah itu tidak terwujud. Penyebabnya diduga kualitas bibit kurang baik dan para petani kurang mendapat pelatihan dan pendampingan. Continue Reading »

  • posted by Feb 20th, 2012

    apec-300x174Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Presiden Rusia Dmitry Medvedev memberikan secercah harapan. Ia akan mendorong lebih jauh proses integrasi ekonomi antaranggota forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik, APEC.

    Dalam tulisannya, ”Integrasi untuk Tumbuh, Inovasi untuk Makmur” (Kompas, 5/2), ia menjelaskan sejumlah agenda Rusia sebagai Ketua APEC 2012.

    Bergabungnya Rusia dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sejak Desember lalu membuat pejabat Moskwa berpartisipasi penuh dalam pembahasan liberalisasi perdagangan dan investasi. Presiden Medvedev menawarkan sejumlah inisiatif baru, termasuk rencana pembangunan koridor transportasi untuk rute perdagangan baru Asia ke Eropa melalui Rusia. Continue Reading »

  • posted by Feb 13th, 2012

    jakarta food security summit 2012Pada tahun 2045 nanti, jumlah penduduk dunia diperkirakan menembus angka 9 miliar orang. Dengan jumlah penduduk sebanyak itu, tentu jumlah makanan yang dibutuhkan juga akan besar. Dengan kata lain, meningkatnya populasi penduduk juga membuat kebutuhan pangan bertambah banyak.

    Sementara itu, di sisi yang lain, produksi pangan dunia terus merosot dan memicu krisis pangan. Lahan-lahan pertanian mulai menyusut, baik beralih fungsi untuk industri, pemukiman, maupun karena faktor lain seperti bencana alam. Ini tentu bertolak belakang dengan kebutuhan pangan ke depan yang akan semakin tinggi karena meningkatnya populasi.

    Maka, langkah strategis untuk mengantisipasi hal tersebut sangat diperlukan. Kita perlu membahas serius masalah ketahanan pangan agar terhindar dari krisis pangan yang mengancam. Continue Reading »