-
posted by Anindya Feb 11th, 2012
“Corporate shared value” can be a new capitalist model for companies to make money as well as to cope with social needs”.
Kalimat di atas adalah salah satu dari wawasan baru yang saya dapatkan dari Profesor Michael E. Porter, guru besar manajemen bisnis dan competitiveness dari Universitas Harvard. Saya mengikuti sesi Michael Porter yang dikemas dalam diskusi mengenai masa depan perusahaan modern, dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) yang digelar di Davos, Swiss, 25-29 Januari 2012.
Ini kali kedua saya mengikuti ‘kelas’ Porter. Pertamakali berjumpa dia di Boston, saat acara diskusi terbatas bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tahun 2009.
Pada intinya Michael Porter membagikan wawasan mengenai perlunya menerapkan konsep Corporate Shared Values (CSV) ketimbang Corporate Social Responsibility (CSR) yang selama ini banyak diterapkan oleh perusahaan, termasuk perusahaan di grup kami. Konsep CSV menarik dan lebih berkelanjutan karena intinya adalah growing together with society, ketimbang sekedar do no harm to society. Continue Reading »
Posted in 1 | No Comments »
-
posted by Anindya Jan 20th, 2012
Kamis (12/01) saya diminta berbicara dalam sebuah seminar bisnis yang digelar oleh Kadin Jawa Tengah di Semarang. Topiknya : Menyongsong Prospek Bisnis 2012. Selain saya yang mewakili Kadin Indonesia, tampil sebagai pembicara ekonom dari UGM Tony Prasetyantono dan Presdir Sritex Solo Iwan Setiawan Lukminto.
Sebagai pengusaha, saya mengatakan secara umum prospek ekonomi Indonesia tahun 2012 tetap menjajikan. Masih terbuka berbagai peluang, meski krisis global melanda negara-negara di kawasan Eropa dan Amerika Serikat. Walaupun tidak setinggi pertumbuhan ekonomi 2011 yang mencapai 6.5%, namun Kadin memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2012 berkisar 6.2-6.4%. Artinya tetap tumbuh pada kisaran angka 6%. Konsumsi domestik yang tinggi, mencapai 60-65% dari PDB menjadi jaring pengaman dan penopang utama dari perekonomian Indonesia.
Angka ini tidak jauh berbeda dengan prediksi Bank Indonesia (BI) dan sejumlah lembaga keuangan dunia lainnya. Berdasarkan perkiraan BI, ekonomi Indonesia akan tumbuh 6.3%, ini sekaligus merupakan koreksi dari APBN yang menargetkan pertumbuhan sebesar 6.7%. Koreksi yang dilakukan oleh BI tak lepas dari pertumbuhan ekonomi global yang juga mengalami penurunan dari semula 4% menjadi 3.8%. ADB memperkirakan 6.3%, Deutsche Bank 6.0%. Sementara Bank Dunia memperkirakan pada level optimis tumbuh antara 6-6.3%. Sementara level moderat di posisi 5.5-5.9%. Continue Reading »
Posted in 1 | No Comments »
-
posted by Anindya Dec 20th, 2011
At the beginning of the 21st century, the Indo-Pacific region, consisting of the Asia Pacific and South Asia, existed in an interregnum. The Cold War and the period that followed had passed into history, and it was time for a new era to begin.
What began, instead, was the Age of Terror, inaugurated by the 9/11 attacks in the United States. However, unless terrorism wins, it cannot define an era, no matter how terrible its tactics and how atrocious its results. This is because neither terrorism nor the war against it can settle the great issues of the day.
Thus, the war on terror could not and did not define the relationship between the great powers of the region, primarily the United States, China, Japan and India. It did not, because it could not, decide the balance of power among these nations on the basis of their economic, political, military and cultural strengths. Terrorism merely postponed the inevitable rebalancing of power in the Indo-Pacific region. The region lived in an interregnum for the first decade following 9/11. Continue Reading »
Posted in English | No Comments »
-
posted by Anindya Dec 7th, 2011
If there is anything good about crises, it is that they concentrate minds. As the world stands at the proverbial edge of the economic precipice, the looming crisis is focusing attention on fundamental problems that need to be resolved.
Three platforms on which this focus could occur profitably are provided by the Group of 20 nations, the Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) forum, and the East Asia Summit (EAS) process.
The outcome of these meetings is relevant to Indonesia, which is a member of all three groupings. Indeed, Indonesia’s presence in the groupings – the first two economic and the third primarily strategic – gives it both the right and the responsibility to contribute to a re-stabilization of world order. Continue Reading »
Posted in 1 | No Comments »
-
posted by Anindya Nov 16th, 2011
Minggu, 6 November 2011, atau Senin dinihari lalu, saya berada di Amerika Serikat. Saya berada di sana bukan untuk urusan bisnis, melainkan untuk mengikuti acara lari marathon di kota New York. Acara lari yang saya ikuti ini adalah sebuah acara yang cukup terkenal, yaitu “New York City Marathon 2011”.
New York City Marathon pertama kali dilaksanakan pada 1970 dengan melintasi lima wilayah New York, antara lain Staten Island, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Manhattan. Ini adalah salah satu event marathon paling bergengsi saat ini. Sedikitnya 100 ribu pelari dari berbagai negara mengikuti lari berjarak 42.195 km yang mengambil finish di Central Park ini.
Saya tidak sendirian di acara ini. Selain saya, ada Sandiaga Uno, Dino Patti Djalal, dan sekitar 20 orang Indonesia lainnya yang kebanyakan dari mereka adalah para profesional dan pengusaha muda. Kami berbaur dengan para atlet profesional yang memperebutkan hadiah sebesar US$600 ribu. Continue Reading »
Posted in 1 | No Comments »
INSTAGRAM
TWITTER
FACEBOOK
-